Showing posts with label Dreams. Show all posts
Showing posts with label Dreams. Show all posts

Apr 29, 2015

Dream > Myself : What I Want to Achieve

Ahiyaaa~ (maklumi anaknya yang suka bikin salam semau-maunya)

I know I just posted before. But please let me let out what’s in my mind. I really need it right now.

Oke. Jadi gini. Seharian ini, gue nggak habisnya mandangin hape gue. Berharap ada sms mengenai kelanjutan wawancara gue. But, I still have not get any message(s) yet. Still optimist eventhough rasanya menipis. Hmm…

Tiba-tiba, kembali terpikir masalah yang beberapa bulan lalu gue pikirin. Perihal lanjut master langsung setelah lulus. Jadi, sebenarnya, pas mau sidang gue itu malah sibuk buka-buka situs LPDP dan download list universitas yang ada di LPDP. I did my own research. Buka link universitasnya, cek jurusannya, gimana cara masuknya, ada thesis atau nggak, berapa lama, apa aja yang dibutuhkan dan lain-lain. I really do want to continue my study.

Hal ini bukan perkara mudah. Pertama, karena gue memutuskan untuk master di luar negeri. Which means, I need to fight to get a scholarship. Which leads to, what major I want to take. Aaand, does the major I want to take need me to write a thesis or not. Kenapa luar negeri, mungkin ada sebagian dari teman-teman yang bertanya tentang ini. Well, I just want to go abroad and take as many lessons as I can.

Bukan berarti universitas di Indonesia kurang baik atau gimana gitu ya kualitasnya. Tapi I just want to explore some countries while I learn something. Jadi bukan semata jalan-jalan gitu (not that I think traveling to other country is bad though). Nah, karena gue ingin di luar negeri, gue harus berjuang untuk dapat beasiswa. Kenapa? Karena pasti nggak murah. Dan tentu ortu juga nggak akan segitu mudahnya mengeluarkan uang untuk biayain master gue.

Dari situ, muncul pertanyaan, jurusan apa sebenarnya yang gue mau ambil. Jujur sampai saat ini, jurusan masih jadi satu hal yang gue bingung. Gue ini sarjana pendidikan, tapi, gue nggak mau ambil master di bidang itu. Bukannya nggak suka, tapi ada hal-hal yang ingin gue pelajari selain disiplin ilmu yang gue ambil sebelumnya. Jurusan-jurusan yang menarik bagi gue setelah lihat-lihat beberapa web universitas adalah TESOL, International Relations, Journalism atau Broadcasting, Literature dan beberapa jurusan social studies dan humaniora (catatan gue sebenarnya hilang pasca sidang. Kayaknya keselip dan sampai sekarang belum ketemu TT TT).

Jurusan-jurusan itu gue temukan di beberapa universitas yang ada di Australia, UK, US, Korea, Jepang dan Singapura. Khusus untuk Jepang dan Korea, gue sebenarnya sih nyari juga yang bahasa pengantarnya Inggris. Selain karena masih worried tentang thesis, gue masih suka roaming jadi precaution aja. Jangan sampe udah jauh-jauh kuliah malah nggak nangkap ilmunya. Kan sayang.

Then it leads to thesis. Ya, gue masih trauma sama yang namanya thesis gara-gara skripsi (membenarkan apa yang Nana tulis di blognya mengenai ini). Gue, jujur aja, nyusun skripsi itu empat semester. Took me a while, yeah, dan itu beneran menghabiskan waktu gue. Gue bukan tipe orang yang suka penelitian. I love reading, I do. Tapi membaca karena suka dan membaca karena harus untuk meneliti itu beda (at least buat gue sampai saat ini). I love making paper. Kalau topik papernya gue paham dan kuasai. Sementara beberapa penelitian, nggak selalu mengenai hal yang kita inginkan, iya nggak? Terkadang ada campur tangan dosen pembimbing dan beberapa teman yang berkesempatan kuliah di sana, memberi testimoni yang demikian.

So, I really did read thoroughly about the non-thesis major or program. Dan ada! Di beberapa universitas di Aussie dan UK juga Korea ada program non-thesis. Kalau di Aussie dan UK namanya Course Program. Only take a year to complete (kalau nggak salah ingat). Kalau di Korea namanya apa ya, kalau nggak salah ada yang bisa milih mau ambil jalur thesis atau non-thesis. Kalau ini tetap dua tahun. Jadi kita hanya perlu menyelesaikan kredit yang dibutuhkan, menyelesaikan beberapa jurnal dan mungkin ada internship beberapa bulan (jadi nanti 1 tahun lebih sedikit) and you get your master. Sayangnya, di Jepang nggak ada. Di US juga kayaknya ada sih, tapi lupa.

Ya, jadi garis besarnya begitu. Untuk merealisasikan mimpi gue ini, masih ada beberapa hal yang harus gue penuhi. Salah satunya TOEFL. Ya, gue tentu saja harus memiliki sertifikat TOEFL atau IELTS. Ini yang masih harus gue penuhi sekarang. Gue akan cicil satu persatu sebelum ada pemberitahuan lagi. Supaya nanti saat ada pengumuman, gue bisa langsung apply. So I need to research again (dan mencatat baik-baik kali ini nggak boleh hilang lagi).

Gue mungkin bukan orang yang pandai, bukan orang yang suka belajar terus menerus (belajar di sini maksudnya yang mencatat, menghapal, etc.), tapi gue orang yang banyak mau. Gue selalu mau tahu hal yang gue nggak tahu. Gue nggak suka ujian, tapi, gue suka mempelajari hal baru. Lucu ya, nggak suka belajar padahal. I love to learn something about things I like. Jadi, ya, begitu. Keinginan gue ambil S2 atau master mungkin bukan untuk gelar semata, tapi ingin menghilangkan rasa haus gue untuk tahu tentang dunia. Dan gue nggak peduli sih apakah nantinya gelar gue akan berguna untuk masa depan gue atau pekerjaan gue di masa depan walau gue selalu berharap apa yang gue kerjakan nanti akan terbantu dengan ilmu gue. So, yeah. Wish me the best of luck. Gue sekarang sedang merajut perlahan mimpi gue. Berharap, suatu saat, gue bisa benar-benar mewujudkannya.

I have a dream. And that dream is bigger than me. But I really grateful I have it. Someone really needs a big dream in their life so that they can achieve more and more before they get what they’re dream of (pardon my english).

Love,
-Nifa

Jun 18, 2009

What If...

This is the time i was worried for.

When im confused about my future. About everything ive been through. About ME.

Im just thinking about this. In my whole life, i always dream about Japan. Im going to school in Japan. I will be there to take my undergraduate program. And now, its just happens to me. My dream WILL come true.

But again. Im confused. Why? First, my avg score isnt enough for undergraduate program. Its just enough for D2. Second, my rapor isnt out yet. Whereas, i need that for take the scholarship form. Third, the dateline getting closer. Its June 24th. Oh God, what ive to do?

Some people say, just follow your heart. But, i cant just follow my heart. Ooh..

What if i give up on this?
What if i just let go of my dream and realize?
What if i just do what my best in Indonesia even i really adore Japan?
What if...
What if...
What if...

And What if... I regret all of this and wish i never dream about it?

-nph

Jun 17, 2009

Nilai

Whoa!

Gue baru aja dari sekolah tadi. Niatnya mau intensif karena soal gue masih di Kak Ana. Tapi ternyata kayaknya ga ada intensif deh. Dan tadi, anak2 banyak banget yang dateng karena pada mau ambil SKHUS, sementara sebelum ada ijazah dari pemerintah.

Gue deg-deg an banget. Masih berharap nilai gue bagus. Supaya kalo di rata2 in jadi 8.4 ke atas. Ternyata, harapan gue terkabul. NEM gue rata2nya 8.5-an. Gue awalnya mikir, gue bisa nih ambil Undergraduate Monbusho Scholarship atau Beasiswa Monbusho untuk S1. Masih senang2 nih gue sampe rumah.

Nah, agak mulai buyar impian gue pas liat web-nya. Di sana tertulis nilai ijazah. Nah lho! Nilai ijazah itu nilai UAN, UAS apa gabungan? Gue terus mikir sambil nge-save soal2 monbusho 2007 plus jawabannya. Siapa tahu bisa gue pake belajar kan?

Sampe akhirnya gue mencatat nomor kontak Kedubes Jepang. Tadi pagi sih nyokap nyuruh gue nanya ke sana untuk mastiin lagi. Sebenernya, gue males. Kenapa? Ya, gue itu ga gitu suka nelpon yang kayak gitu. Nelpon Pizza untuk pesen aja males. Okay, balik ke topik deh. Akhirnya abis sholat pun, gue langsung ambil tuh kertas bertuliskan nomor telpon dan duduk di sebelah meja telpon. Dengan dag dig dug gue memencet nomor itu. Ini cuplikan percakapan.

PK (pegawai Kedubes)
G (gue)
PP (pegawai Kedubes Pendidikan)

PK: Halo selamat siang, good afternoon
G: Halo, Mbak. Kalo mau nanya tentang beasiswa Monbusho di mana ya?
PK: Sebentar ya, saya sambungkan dengan pendidikan
G: Oke.

(gue nunggu masih dengan dag dig dug. nggak lama kemudian)

PP: Ya dengan pendidikan selamat siang
G:Siang Mas. Kalau mau ikut beasiswa Monbusho, apa aja yang perlu disiapin ya?
PP: Anda lulusan SMA?
G: Iya, Mas.
PP: Oh, ya. Bawa nilai UAN dan UAS serta rapor terakhir kelas 3 untuk ambil formulir. Minimal nilai untuk S1 8.4, D3 dan D2 8.0
G: Ooh. Hmm, nilai rata-ratanya UAN sama UAS digabung terus dibagi semua ya, Mas?
PP: Iya.
G: Oh iya kalau belum dapat rapor mesti minta dari sekolah dulu ya? (sumpah ini pertanyaan bodoh banget. ya iyalah nif!!)
PP: Iya. Kalau tidak lengkap, kami tidak bisa memberi formulir pendaftaran
G: Oh. Tanggal 24 itu terakhir ambil formulir atau terakhir pengumpulan berkas?
PP: Terakhir pengumpulan berkas. Tanggal 24 semua berkas harus sudah masuk ke kami
G: Oh, gitu ya. Makasih ya Mas
PP: Baik, selamat siang

(Gue tutup langsung telponnya dan berlari ke kamar)

Pas banget abis telpon, gue langsung ngambil HP dan menuju SKHUS gue untuk menghitung rata2 gue. Gue jumlah tuh total nilai UAN sama UAS gue dan gue bagi 13. Ternyata oh ternyata, rata2nya cuma 7.5-an. Gue lemes. Jangan S1, D2 aja ga dapet. Gue langsung nelpon nyokap dan mengabarkan hal ini.

Kata nyokap, udah dicoba aja. Dan pas gue lagi telponan ma nyokap, gue tiba2 inget. Kayaknya, satu mapel ga di UAS-in. Abis selesai nelpon, gue lari lagi ke SKHUS gue dan liat ternyata dugaan gue bener. Bodoh banget gue tadi ngebagi dengan 13. Harusnya cuma 12. Gue ulang lagi penghitungan gue dan ternyata....

Nilai rata2 gue 8.1-an. Gue masih ada harapan. Yah, walau nggak S1 tapi masih bisa ambil D2. Kenapa ga D3? D3 hanya untuk lulusan IPA karena itu kayak ITB gitu deh. Teknik.

Yah.. Sial! Semua gara2 PKN gue nih yang nilainya 6.70. Masa sih itu nilai gue? Gue kan udah mengerahkan seluruh usaha gue. Trus, masa Jepang gue cuma 8.44? Yah, sudahlah. Yang penting, gue masih ada harapan untuk ngambil formulir walau cuma D2. Gue bakal usahain bisa terus dapet beasiswa untuk nerusin S1 di sana. Siapa tahu gue jadi kaya trus bisa ngirim nyokap dan adek gue ikut ke Jepang. Haha.. Kita emang perlu mimpi kan?

Well, wish me luck you guys. Doain gue menjadi salah satu siswa yang bisa lolos dan terbang ke Jepang tahun depan ya.. See ya and good luck for every dreams you make.


rgds,

-nph

Jun 15, 2009

LULUS...

Sigh..

I always wanted this is happens. You know, leaving highschool and graduate from it. Its my dream. Well, honestly, its ev'ry highschoolers' dream. And, for my posting before, the announcement isnt delay (or wtv it called, mksdnya ga diundur, yah apalah!). It posted on Saturday, 13th June 2009 4:30 p.m. so that i couldnt find it in the morning.

Anyway, now, i just hope that my average score for UAN and my rapor is higher than 8.4. Why? Because i want to sent my application to Japan Embassy for Monbukagakusho Scholarship in Japan. Wish me luck. And also wish me can fly to Japan next year. Yeay..

And, once again, HAPPY GRADUATED!! haha..


rgds,

-nph

Jun 13, 2009

Undur-undur

Huaaah!
Gue yakin banyak yang maki2 pemerintah gara-gara ini.
PENGUMUMAN UAN DIUNDUR!

Tapi ga tau juga kapan jadinya. Bayangin ajalah, udah sengaja nunggu2 hasil, pagi2 nongkrongin kompi, online, tapi ga dapet apa2 kecuali Mohon Maaf untuk pengumuman..

Terus aja diundur-undur. Yah, gue tau sih ada beberapa kota yang UAN-nya diulang. Tapi, kalau memang hasilnya mau diundur, mbok ya bilang kapan pastinya. Jangan jadinya menggantung gini. Kita kan jadi bingung, kapan kepastian kita LULUS-nya (gue ga mau bilang ga lulus karena gue berharap kita semua LULUS).

Anyway, kepada siapapun yang tahu tanggal pasti pengumuman UAN, please leave your comment here, ya. Siapapun yang punya pendapat sama kayak gue juga please leave ur comment. Gue berharap perjuangan kita nggak berakhir sia-sia. Semoga Tuhan mendengar doa kita selama ini. Semoga siswa SMU angkatan 2009 LULUS, amin.

GBU

rgds,

-nph

Jun 12, 2009

My future husband

Wow, see what ive posted before? It's a funny game. Thanks to Keshia.
I tried it then and found those will be my future. Huehehe.. I really hope so. I really adore him. As a Leader of the famous Korean group Big Bang. And also as a singer, a producer, a man. Hohohoho..
Dont be jelous, VIP. You can try it too. Maybe, he'll be your 'future' too. Hohoho..

These are his picture. Oh, I love him buch buch. Hohohoho...


With his group Big Bang








with his adorable style and smile. he has a beautiful smile and voice. thats why i love him






Haha.. Thats all. Actually, there're many lovely boy, man. Such as Yamapi, TOP, David Henrie, etc. But, why it choosed him? Dunno why..


rgds,

-nph

May 3, 2009

Thank GOD...You're THE BEST...

Finally...

Thank God for giving me good result for my interview. I've passed!!

Well, i wanna say thank you for everyone who always support me, prey for me, and cheer me up when i'm hopeless bout this test.

First of all, Thank to Allah SWT. The Greatest of ALL, my lovely, my EVERYTHING, without ALLAH, what can i do? Thank You for everything that You've gave to me.

Thanks to my friends. I'm nothing without you, guys. You're giving me support, cheer, prey to through this. Thank you all.

Thanks to all of my teacher. Especially Mrs. Annisa Miranty Gumay, Ms. Esty Fiksianina, Juita Sensei, Ayu Sensei, and Mrs. Naomi for their blessing and prayer and support. Thanks, you're the best teacher ever.

And for the last but not the least, MY WHOLE FAMILIA, for their prey, blessing, cheer, love, support, that always giving me strength to do everything. MY Mom, Dad, Lil Brother, Gran, Cousin, Aunt-Uncle, Thanks. Without y'all, i can't do anything.

For everyone, that i can listed one by one, just take my thanks. Because, i know there're many people who always cheer me and support me. Anyway, whoever you are, Thank you very-berry much...

rgds,

-nph

Apr 29, 2009

Wish Me Luck For My UNJ Interview Result

Hola, sebelumnya, gue mau bilang. Post gue emang agak aneh. Mungkin banyak yang bertanya-tanya. Tapi makasih buat yang masih mau sempetin baca. Dan, tadinya ni post mau gue tulis pake bahasa inggris. Tapi setelah beberapa kali gue kehilangan kata-kata, gue mutusin untuk nulis dengan bahasa Ibu gue aja. Bahasa Indonesia.

Diawali dengan keberuntungan gue karena gue bisa lolos tahap pertama UNJ di mana beberapa temen (yang justru gue anggap lebih pinter), ga keterima. Nah, sesuai dengan yang tertulis di undangannya, gue masih harus menghadapi tes wawancara dan keterampilan berbahasa. Makanya gue usahain buka-buka buku bahasa Jepang gue lagi untuk belajar.

Berhubung paginya (sampe siang) gue ujian praktek, gue capek banget hari itu. Jadi gue cuma belajar sedikit trus ketiduran sambil dengerin SuJu nyanyi 'Sorry, Sorry' trus bangun dibangunin nyokap buat makan trus nonton bentar, tidur lagi.

Untungnya, gue masih inget untuk nyalain alarm. Gue nyalain 2 alarm di HP gue. Di Esia gue gue nyeterl jam 2 pagi, di SE, gue setel jam 3. Sayang disayang, gue bangun malah jam 1/2 4. Yang bikin gue bertanya-tanya, kenapa tu alarm esia ga kedengeran ya? Anyway, gue tetep bangun dan keluar kamar.

Sebelum belajar, berhubung gue inget hari ini Chelsea maen, gue nonton ESPN dulu. Gue liat, udah jalan 78 menit, berarti udah babak ke-2. Skor masih 0-0, wah, kok gini? Gue kaget. Tapi ga sedih karena Barca juga ga bisa nge-gol. Sambil nonton, gue tetep berharap Chelsea menang. Paling nggak ni, masukin satu gol tandang aja. Tapi ternyata, saudara-saudara, skor kacamata tetap bertahan hingga akhir pertandingan. Ini berarti Chelsea harus menang di Stamford Bridge untuk bisa lolos ke Final. Yeah, gue harep sih juga gitu.

Nah, abis nonton, gue masih iseng (baca: males). Gue ganti-ganti aja tuh channel dan akhirnya malah nonton sinetron di sambi nonton MTV Insomnia. Sampe jam 1/2 5, baru deh gue beranjak dan balik ke buku gue dan belajar. Sampe akhirnya jam 1/2 6 gue mandi (dengan sebelumnya nonton MTV JK Hits), dan bersiap-siap untuk cabut. Gue pun cabut jam 1/2 7 bareng nyokap.

Sampe di sana, gue tiba-tiba nervous. Kenapa? Mungkin karena hawa-hawanya mulai kerasa tuh. Nah, trus, sampe sana gue langsung cari ruangan wawancara gue. Di D.105. Gue nanya kan, trus katanya di gedung D. Akhirnya nyokap n gue berjalan ke gedung D. Nyampe sana, gue nanya sama mas-mas yang baru buka tu gedung. Katanya, itu gedung Puskom. Yang buat Bahasa Jepang ada di belakang, di sebelah perpustakaan. Akhirnya jalanlah gue ma nyokap. Tapi kaga nemu-nemu itu gedung. Akhirnya balik lagi. Nanya lagi. Sukses deh sepagian muterin UNJ FBS. Sampe akhirnya gue nemu bapak-bapak yang lagi nanya sama bapak-bapak (bingung ga?!). Gue ma nyokap ngikutin aja. Dan gondok banget gue pas tau tu gedung ternyata udah gue lewatin 2 kali bolak-balik (jadi total 4 kali). Sial banget daah!!

Ya udah. Gue nunggu. Satu ruangan ada 10 orang. Mulai baru jam 9. Gue ngisi data, trus nunggu. Dosennya dateng, kita disuruh keluar. Nyokap udah cabut tentu. Gue di sana kenalan sama dua orang namanya Deta dan Meirita (sebenernya ngobrol ga sama mereka berdua aja. tapi kenalannya cuma sama mereka. hehe). Ngobrol2 lah kami sampe akhirnya sepi sekitar jam 12-an (sumpah ya, satu orang itu di tesnya lama bener!!). Dan akhirnya, giliran gue pun tiba.

Masuklah dengan senyum. Berharap bisa membuat dosennya cair (emangnya es cair?).Awalnya gue cuma di tanya nama (tentu!), panggilan dan di suruh duduk. Gue di tanya kenapa milih Bahasa Jepang bukan Inggris. Dan bla-bla-bla. Sampai akhirnya gue di tes keterampilan berbahasa. Mati gue! Dia nanya pake bahasa jepun. Oke. Gue ngerti sikit-dikit. tapi pas dia nyuruh gue mendeskripsikan oke sekali lagi biar dramatis, MENDESKRIPSIKAN sensei gue dalam bahasa jepun, gue cuma bisa cengo. Iya, cengo. Mikir aja gue. Sempet mau keluar 'she's nice, kind, wear hijab', tapi untung ngga jadi. Akhirnya dengan sangat menyesal gue jawab, 'wakarimasen'. Huh, dia cuma senyum. Sial!

Terus, kesialan gue g berhenti, sodara-sodara. Gue disuruh baca surat. Suratnya ada katakana-nya. Sekali lagi ya...KATAKANA. Dan gue paling bodoh tu sama huruf katakana. Paling mentok gue hiragana sama katakana ka, ni, fu, a ,ha, ki. udah. Sisanya? BLANK!!

Setelah, gagal di katakana dan cuma bisa cengar-cengir (yang tulisannya katakana gue bacanya ' nani, nani'), wawancara pun berlanjut dan akhirnya selesai (FYI, gue juga di suruh nyanyi di sana. dan semua perbendaharaan lagu gue ilang. cuma nyisa hurt-nya christina).

Gue keluar dan cabut dari sana secepat gue bisa (walau sebenernya gue masih pengen liat kakak2 mahasiswa cowok yang nunggu. ganteng sih!). Gue langsung telpon nyokap dan doi bilang lagi jalan. Gue pun nunggu di parkiran sambil main hp (jewell quest). Setelah 45 menitan lah gue nunggu, nyokap dateng. Kita makan bentar, trus pulang.

Kesimpulannya, gue mau minta doa nih. Semoga aja hasilnya bagus dan gue bisa lolos tahap ini. Karena pas di wawancara tadi dosen yang satu (dosen pengujinya 2) bilang 'kalo untuk jadi guru, saya suka sama tipe kayak kamu. serius dan punya visi misi ke depan'. Semoga aja kata-katanya bisa mengantar gue lolos. Amin.

Ah-niwaaay...segitu aja yaa...Thanks for reading this. Hope y'all enjoy and keep reading my blog. Link yaa...thx.

rgds,

-nph

Jan 8, 2009

UAN is COMING!!

just imagine that title.

yea,yea. it's hard to believe that i'll graduate. i hope.

i mean, who knows? if i don't have luck enough, who knows what will be?
but i also hope my friends and i will graduate from this sucks high school.

seperti yang gue tulis sebagai judul, uan is coming. soon. 2 bulan lagi. bahkan mungkin kurang. jeez, gue ngeri banget mikirin itu apalagi tentang kesiapan gue yang kurang dan banyak banget yang mesti gue benahin.

dari awal gue selalu berniat untuk belajar pas udah semester 2. tapi, bener-bener susah ternyata untuk merealisasikannya. karena entah kenapa, pas kelas tiga ini rasanya tambah males aja. beda sama waktu gue baru mau SMA. apa karena pengaruh dari sekolahnya juga? i don't know. yang gue tahu kayaknya SMP gue juga dulu payah.

anyway, baru aja kemaren gue selesai TO. dan OMG, soalnya maut bener. gue, jujur aja, paling bete sama ni sekolah gara2 suka banget bikin pengumuman mendadak. well, mungkin nggak mendadak sih, tapi tetep aja bikin muridnya nggak siap (siapa juga yang siap kalo TO-nya pas abis liburan?). tau-tau, pas upacara sekolah, bilang kalo TO hari selasa. gawat banget kan? berarti, kita cuma dikasih waktu.. SEMALAM! ya, semalam. sehari aja nggak ada kan? eh, ada deng kayaknya. tapi, pasti nggak maksimal juga sih belajarnya.

so, kalo ada yang nanya gue 'lo belajar, nggak?' so pasti gue menjawab dengan sangat gampangnya 'nope!'. gue sih udah berusaha membuka buku untuk belajar matematik. tapi apa yang gue dapetin, LOGIKA sodara2. ya, yang premis2 itu. dan tiba2 aja otang gue ngeblank dan ilang deh tu rumus. semua! jadilah gue manghadapi to itu dengan sangat pasrah. Here it's the recap:

DAY ONE
Math: OMG, how could i answer this??
B.Ind: Oh, lala. no way!
Geo: not bad. i'm counting the buttons.

DAY TWO
B.Ing: WHOO! i got it!
Eco: Hmm, i haven't study yet!
Socio: I feel...

So, that's the recap. gue nembak banyak bener. cuma berharap aja matematik ga di bawah 4. hehehe. yang penting lulus lah. amiin.

so, i hope i can get ready enuff fo this exam. i'm counting my days. just 2 months before UAN. just.. wonder. semoga soalnya nggak susah. amin.

that's all.

thx.

rgds

-nPh